Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 11 November 2012

membingungkan ...

Minggu malam ini penuh dilema
Harusnya rasa itu tak boleh hadir disini
karena aku sedang berusaha melawannya hingga ia tak kan pernah berani muncul
kecuali...
ya kecuali jika waktunya tiba
karena fitrah manusia
tentu hal ituakan menyapa tiap insan
Namun kini tak tepat waktu
dan tak tepat pula jika hadirnya dari orang seperti 'itu'
sungguh membingungkan malam ini
semoga tak berkelanjutan
dan ia segera enyah dari benakku...

Sabtu, 10 November 2012

spesial

   Ada yang spesial nihh, sebuah puisi terjemahan dari seorang sahabat, sayang jika tidak di abadikan, maka dari itu q tulis saja di blog...

 Seangkaian cakap menari lembayun ke samudera
menemani jelita putih hati nan lemayu
bingkisan yang telah kau kirim kepadaku 
menjadi cerita terindah di hati ini
lembut gemulai kukatakan sempurna
dan ucapan kasih terindah untuk kau
semoga ini menjadi lembaran yang menawan
di hati kita bersama
sehingga ali saudara tak pernah putus 
:)

10 November 2012 pukul 12.37

Sabtu, 27 Oktober 2012

no title

Kesal….
Ia pendam kesal itu sendiri
Disini di dalam kalbu, mesti ia tak menyadari bahwa kekesalan itu telah menggerogoti tiap sudut hati sucinya.
Geram….
Hanya geram dan mengepalkan tangan dibawah meja yang dapat ia lalukan sebagai tanda tak setuju atas sebuah penghinaan.
Penghinaan….
Setiap kata yang meluncur dari bibirnya tak ubahnya meriam yang bahkan dentumannya pun dapat membuat orang mati seketika.
Namun ia sadar, ia bukan siapa-siapa
Disini bukan untuk berfikir negative
Melainkan merajut mimpi tuk raih visi
Agar kelak kejadian ini tak terulang…

Minggu, 01 Juli 2012

KumpuisQaran

Lisan
                       Terinspirasi dari surat Al lahab

saat Allah ciptakan lisan
tersirat sebuah pelajaran
tuk selalu pelihara ucapan
agar tak menimbulkan perdebatan

Jika lisan tak terjaga
akan ada banyak hati yang terluka
akan timbul dendam yang membara

perkataan yang mulia
diucapkan oleh lisan yang terpelihara
tak kan ada yang terluka
tak kan timbul dendam  nan membara

tak kan kau temui kebahagiaan
dari lisan sang pendusta
tak kan kau temui kemuliaan
dari ucapan si tukang fitnah

KumpuisQaran (Kumpulan Puisi Kandungan Ayat AlQuran)

Yupp masih posting puisi lama nihh yang mengendap di buku catatan waktu latihan buat popenas di Jawa Timur.. sayang, daripada blog kosong heheh mending di posting disini, hheheh

Penyesalan Diri
                                     terinspirasi dari surat Al-zalzalah

Manusia melewati lorong kehidupan
yang tentunya tak kan luput dari cobaan
keimanan diri selalu diuji
ketika godaan menghampiri diri

Ya rabbi
betapa hina diri ini
yang penuh dengan dosa
yang basah dengan ucapan dosa

dosa yang telah diperbuat
ada balasan yang akan didapat
dan setiap amalan yang dilakukan
akan ada pahala yang menanti
dari Allah sang pencipta Alam

Aku terlena
oleh dunia
aku terbuai
oleh kesenangan semata

ingin ku kembali
ke jalan Mu yan Rabbi
agar ku bisa lewati
hari-hari ini
dengan rahmatMu ya Illahy

lelah ku berlari
mengejar kehidupan duniawi
dengan syetan yang terus mengikuti
setiap langkah kaki ini

Minggu, 24 Juni 2012

Perjuangan

                                           Perjuangan

 

Benteng kekar ini
telah mejadi saksi
ketika ratusan pasang kaki berlari
ratusan jiwa menanti syahid
jutaan tetes darah dari para mujahid

Semangat perjuangan tak pernah pudar
walau bayangan kematian terbuka lebar
rasa cinta mereka terhadap agama
tak mengurangi kegigihan mereka

Para Mujahid berlari dengan bekal iman
tak peduli tetesan peluh yang membasahi badan
asalkan agama Allah bisa ditegakkan

Para Mujahid berjuang tak kenal lelah
walau nyawa menjadi taruhan
mereka tetap berjuang demi keselamatan iman

Sabtu, 26 Mei 2012

Harta Yang Dicinta


Catatan dulu bentar, heheeh  : beberapa puisi yang ini dulu dibuat sebagai latihan buat mengikuti lomba cipta puisi kandungan Al-quran POSPENAS V di Jawa Timur, banyak banget hambatannya, dari mulai suruh ganti KK banjar sampe dibuat galau karena harus milih antara ikut lomba ini atau ikut snmptn 2010, sampe akhirnya aq lebih milih ikut snmptn 2010 dehh. jadi puisi-puisi ini didokumentasikan ajja disini,,,,

Gemuruh ombak di tepi pantai
memecah keheningan
aku yang berdiri dengan tatapan kosong
merenungi baris baris kehidupan

kadang
kehidupan hampa tanpa uang
kehidupan terasa suram tanpa jabatan
kehidupan tak tentram tanpa kekuasaan

ingatlah kawan
kehidupan tak kan kekal
jangan sampai kau menyesal

harta yang kau kumpulkan
tak pernah kau sisihkan
hanya untuk membahagiakan
saudaramu yang kelaparan

jabatan yang kau banggakan
tak kan bisa memberikanmu penerangan
ketika kau merasa sendirian
di dalam kubur yang penuh kegelapan

kekuasaan yang kau sombongkan
tak kan mampu dijadikan penyelamat
ketika kau merasa kesakitan
didalam kubur yang penuh siksaan

syukur yang tak pernah diucap
atas nikmat yang kau dapat
akan membawamu ke jalan sesat
dan mendapat adzab yang sangat dahsyat

harta yang kau damba
tak sedikitpun akan kau bawa
ke alam kubur yang penuh duka

cintamu pada harta secara berlebihan
membuatmu melalikan Tuhan
menjadikanmu lupa akan kewajiban
dan membawa dirimu ek jalan syeitan

andai kau dapat berfikir sejenak
ketika kau mencicipi makanan enak
ada ribuan saudara kita
yang tak bisa tidur nyenyak
karna rumah mereka yang tak lagi layak

dimana hati nuranimu
masihkah kau merasa bangga
atas harta yang kau punya
padahal sesungguhnya
di sebagian hartamu adalah milik mereka

bantu mereka merajut mimpi
dengan harta yang kita miliki
bentu mereka menggapai dunia
dengan harta yang kita punya

karna harta yang kita berikan
tak kan pernah membuat kita kekurangan
atas segala nikamt yang kita rasakan
karna rezeki berasal dari Tuhan,


Iman Dalam Jiwa


semburat mentari pagi
seakan menjadi saksi
akan anugrah illahy
atas niimatnya yang tiada bertepi

Harta
membuat jiwa menjadi hampa
jika mencarinya tanpa iman dalam dada

Uang
membuat orang menjadi bimbang
jika mengaisnya tak perdulika orang

semakin dicinta
jiwa semakin hampa
semakin disayang
iman semakin melayang
semakin dikumpulkan
hati semakin dibutakan

Harta yang dicinta
akan membuat manusia
terpenjara dalam neraka

intan yang didamba
tak kan mambuat manusia
kekal dan bahagia selamanya

Tapi iman dalam jiwa
akan membuat manusia
menuju keridhoan Nya

Catatan : puisis ini saya buat pas taun 2010, dan saya postkan di FB, jadi kepikiran buat ngepost juga di blog, biar keliatan banyak gitu isinya,abis udah lama ga pernah di sentuh. kan kasian, ga maju-maju., hehehe :D

Senin, 27 Juni 2011

Syukur


                                                                                                 Dari surat ‘Abasa
Tetesan embun di pagi hari
Begitu lembut membelai bumi
Hangatnya cahaya mentari
Seakan mendekan seluruh raga ini
            Sungguh indah pagi ini
            Sungguh besar nikmat Ilahhy
            Yang diberikan kepada semua makhluk di bumi
Ada hikmah yang terpendam
Yang wajib kita temukan
Agar hati kian sejuk dengan Iman
            Malukah kita?
            Berbangga atas apa yang kita miliki
            Padahal sejatinya itu pemberian Ilahy
Mestinya diri ini penuh syukur
Atas nikmat yang diberikan
Jangan sampai diri ini tersungkur
Dalam kubangan kesombongan yang penuh kenistaan

Rayuan Syeitan


                                                                                         Dari surat an-naas
Ketika mentari menyinari bumi
Itulah tanda berawalnya hari
Manusia wajib berhati-hati
Karena tak terasa dosa kan mengampiri
Sebab  syeitan terus mengikuti
Kemana berjalan langkah kaki ini
Bisikannya sungguh menggoda
Rayuannya sungguh mempesona
Menyihir siapapun yang mendengarnya
Tapi menyesatkan siapa saja yang menghampirinya
Syetan mencari teman
Tuk menemani dirinya
Yang kekal di neraka jahanam
dimana api sebagai penghias utamanya
            ia tak pandang bulu
            siapapun bisa tertipu
            dengan bujukan yang penuh rayu
Berlindunglah wahai manusia
Kepada Allah Tuhan semesta
Dialah yang Maha Kuasa
Yang menguasai alam semesta
            Jangan ragu padanya
            Karena dialah raja manusia
            Maha sempurna diatas segalanya
Berlindunglah wahai manusia
Kepada Allah yang Maha Esa
Dari segala bisikan syeitan yang hina
Yang merasuk dada setiap manusia
            Tetes darah yang mengalir di tubuh
            Diisi oleh syeitan yang menipu
Namun, Jika kita berlindung padanya
Maka semua itu akan sirna
Jika iman tetapi dihati
Niscaya hati menjadi suci
Tak tergoda oleh bisikan syeitan yang penuh dengki.

kursor