Minggu, 11 November 2012

Fifth Basic

Pondasi kelima ini yaitu Sistem

Setelah kita mempunyai Visi, Integritas, spirit of responsif dan the love atraction maka manusia wajib memiliki sistem. Rule dalam kehidupannya dapat membantu dirinya agar terarah dalam menjalani kehidupan. 

Tak ada satu kesuksesan pun yang tak memiliki sistem, coba bayangkan saja bahkan kejahatan yang memiliki sistem yang baik akan mampu mengalahkan kebaikan yang sistemnya amburadul. 

Sistem membuat manusia memjadi kuat hingga melahirkan generasi-generasi kuat lainnya yang berdiri di garda terdepan ketika masa kita telah usai..

 

Fourth basic

The Love atraction
(hukum daya tarik)

film yang dapat memvisualisasi pondasi ini yaitu film the secret.
dimana setiap keinginan yang kuat pasti akan menarik apapun di sekelilingnya hingga impian itu menjadi kenyataan.

Dunia akan menjadi pelayan bagi terwujudnya keinginan kita, itu sudah pasti karena dalam Allah juga menyebutkan bahwasannya zat yang Maha Kuasa itu berada dalam perasangka setiap hambanya. 

Rasakan dengan baik semua impian kita itu, hingga setiap sel dalam tubuh kita pun ikut merasakan kekuatan impian tersebut. Disitulah pikiran bawah sadar kita bekerja untuk mewujudkannya dan alam membantu dnegan memfasilitasi berbagai kemudahan untuk melangkah menuju impian tersebut.

selamat bermimpi dan bergerak untuk menggapainya :)

share nilai-nilai hebat drai film Pay it Foward

      Yang belum nonton film Pay it Foward segera tonton ya, itu film hebat, yup kita harus melihatnya dengan kacamata positif dan mengesampingkan hal-hal negatif yang memang sedikit memoles film ini, maklum saja ini film barat, pasti diselipi hal hal seperti itu.

Film ini berkisah tentang anak usia sekitar 12 an yang punya visi mengubah dunia dengan sistem pay it foward. menciptakan rantai kebaikan yang tak pernah putus, bahkan dilanjutkan walaupun anak tersebut sudah meninggal dunia di usia muda.

Nilai yang bisa diambil =
* belajar memaafkan orang lain
* memberikan kesempatan
* perubahan terasa sulit bagi orang yang terbiasa melakukan rutinitas yang 'biasa' saja
* Think of idea to change our world and put it into action
* ketika menyerah semua menjadi hilang
* nilai bukanlah suatu hasil tetapi adalah sesuatu yang kita usahakan
* beri manfaat bagi orang lain
* open your mind, open your heart and open your eyes
* sesuatu yang keluar dari mulut hanya sampai di telinga, sesuatu yang keluar dari hati akan sampai ke hati

yup nonton film ini ya :)
 

membingungkan ...

Minggu malam ini penuh dilema
Harusnya rasa itu tak boleh hadir disini
karena aku sedang berusaha melawannya hingga ia tak kan pernah berani muncul
kecuali...
ya kecuali jika waktunya tiba
karena fitrah manusia
tentu hal ituakan menyapa tiap insan
Namun kini tak tepat waktu
dan tak tepat pula jika hadirnya dari orang seperti 'itu'
sungguh membingungkan malam ini
semoga tak berkelanjutan
dan ia segera enyah dari benakku...

Sabtu, 10 November 2012

Resensi



Judul                = Muhammad Al-Fatih 1453
Pengarang       = Felix Y Siaw
Tahun              = Cetakan pertama, Agustus 2011 / Ramadhan 1432
Penerbit          = Khilafah Press
ISBN                 = 978-602-97164-1-2
              Berawal dari perkataan sang Rasul mengenai takluknya kontastinopel dalam cahaya Islam, Sultan Mehmed II menempa dirinya agar layak menjadi seorang panglima terbaik, seperti yang dikatakan oleh manusia terbaik sepanjang masa Rasulullah saw :
لَتُفْتَحَنَّ القُسْطَنْطِيْنِيَّةُ فَلَنِعْمَ الأَمِيْرُ أَمِيْرُهَا وَلَنِعْمَ الجَيْشُ ذَالِكَ الجَيْشُ
(Sungguh, Konstantinopel akan di taklukan oleh kalian. Maka sebaik-baik adalah pemimpinnya dan sebaik baik pasukan adalah pasukan yang menaklukannya)

Konstantinopel terletak tepat di tengah dunia, yang menjadikan pelabuhannya sebagai pelabuhan tersibuk pada masanya. Dari 20 km garis pertahanan kota, 13 km diantaranya berbatasan dengan laut dan hanya 7 km yang berbatasan dengan dataran.  Sebelah utara kota berbatasan dengan Selat tanduk, sebelah timur berbatasan dengan selat Boshporus, sebelah selatan berbatasan dengan laut Marmara, dan di sebelah barat inilah satu-satunya wilayah yang berbatasan dengan daratan. Maka dari itu Konstantinopel bagaikan mutiara di tengah perairan.
 Kota ini dijuluki juga sebagai “The City with Perfect Defense” karena 7 km garis pertahanan yang berbatasan dengan daratan itu merupakan tembok kokoh berlapis tiga dengan parit sedalam 10 meter dan lebar 20 meter di barisan dinding terluar yang akan menyiutkan nyali siapapun yang datang untuk menaklukan konstatinopel. Tembok ini berdiri dengan angkuhnya selama 11 abad tanpa ada satu pasukan pun yang mampu meruntuhkannya. Hanya ketika perang Salib 1204 kaum Kristen Eropa pernah menerobos dinding pertahanan kota melalui selat Tanduk Emas, namun sesudah itu, penduduk Konstantinopel bahu membahu merenovasi sehingga diding pertahanan mampu berdiri lebih kokoh daripada sebelumnya.
 Jika kondisi pertahanan konstantinopel sedahsyat ini,  pantas saja jika hanya panglima dan pasukan terbaik yang mampu menaklukannya.
Mehmet II kecil, begitu antusias mendengarkan hadits rasul yang tiap malam dibacakan oleh ayahnya Sultan Murod II. Sehingga terekam dalam otak bawah sadarnya bahwa dirinya lah panglima terbaik yang akan menaklukan Konstantinopel, dirinyalahh yang akan menggoreskan sejarah emas untuk merelalisasikan kebenaran perkataan Rasulullah saw.
Usianya baru 16 tahun ketika ia mampu menguasai 8 bahasa guna melayakkan dirinya untuk menaklukan Konstantinopel, ia pun tak pernah meninggalkan shalat malam semenjak akhir baligh hingga akhir hayatnya, karena ia yakin, ibadah serta kedekatan dirinya dengan Rabbul Izzati sangat mempengaruhi ketercapaian visinya untuk menaklukan Konstantinopel.
Ia mempersiapkan segalanya dengan sangat matang padahal usianya kurang lebih 21 tahun. Ia membuat meriam terbesar yang pernah ada pada masanya. Ia juga mampu menciptakan kejutan-kejutan dahsyat dalam setiap strategi perangnya, memotivasi setiap pasukkannya untuk menjaga iman serta ibadah agar Allah berkenan membantu dalam penaklukan ini.
Bersama 250.000 pasukan Sultan Mehmed II berangkat dari Edirne menuju tembok kokoh berlapis 3. Diantaranya ikut serta ahli perang, ahli pembuat meriam, ahli pembuat terowongan bawah tanah, ahli batu serta ulama guna membimbing setiap pasukan agar tidak keluar dari jalur syariat Islam.
Dalam buku ini penulis menuliskan secara detail bagaimana sengitnya pertempuran yang berlangsung selama 54 hari serta kejutan-kejutan apa saja yang dihadirkan oleh Sultan Mehmed II sang penakluk terbaik. Buku ini menghadirkan atmosfir kesemangatan Sultan Mehmed II dalam diri kita, dalam hidup kita dan dalam setiap langkah kita sehingga kita juga layak menjadi al-fatih al fatih berikutnya.   

spesial

   Ada yang spesial nihh, sebuah puisi terjemahan dari seorang sahabat, sayang jika tidak di abadikan, maka dari itu q tulis saja di blog...

 Seangkaian cakap menari lembayun ke samudera
menemani jelita putih hati nan lemayu
bingkisan yang telah kau kirim kepadaku 
menjadi cerita terindah di hati ini
lembut gemulai kukatakan sempurna
dan ucapan kasih terindah untuk kau
semoga ini menjadi lembaran yang menawan
di hati kita bersama
sehingga ali saudara tak pernah putus 
:)

10 November 2012 pukul 12.37

Kepingan Cinta

        Kali ini sofia betul-betul kecewa pada mamah, karena selama ini ia sudah berkali-kali mendapat telefon dari ellena (Anak majikan mamahnya) yang meminta mamah untuk segera kembali ke Jakarta dengan satu alasan yaitu rindu. "Memang dia pikir dia siapa? begitu mudahnya meminta mamah untuk segera ke Jakarta, padahal aku saja sebagai anak kandung nya belum puas rasanya melepas rindu yang amat sangat membuncah dan hampir meledak jika saja mamah tidak pulang liburan ini" gumam sofia dalam hati, seketika dadanya dipenuhi rasa sesak juga cemburu.
        Sofia begitu rindu pada kehangatan kasih sayang mamah. Sejak sofia masih kecil, sang mamah mengadu nasib di kota metropolitan sebagai baby sitter, dan Sofia tinggal bersama bibi di kampung karena bapak telah lama meninggal dunia, dan pastinya kasih sayang seorang ibu kandung dan bibi sangat lah jauh berbeda. 
         Sofia tak sanggup melihat keadaan seperti ini, ia segera merebut handphone dari tangan mamah dan memutuskan pembicaraan antara mamah dan Ellena. "Sofia benci mamah !!" seru Sofia berlari menuju kamar dan terisak sendiri di dalamnya.
          Seminggu sudah Sofia bungkam, tak berucap sepatan kata pun pada mamah, bahkan sampai ketika mamah berpamitan sebelum kembali ke Jakarta ia tak juga berbicara. Namun ia baru tersadar bahwa mamah amat mencintainya ketika dompet sang mamah tertinggal di atas meja, ia membukanya dan menemukan foto dirinya di dalam dompet mamah serta tulisan yang terukir di belakang foto tersebut. "mamah akan berusaha sekeras mungkin agar hidup Sofia bahagia, bisa menjadi profesor serta menjadi seorang yang membanggakan mamah kelak. Mamah tak peduli meski harus mati sekalipun"
            Hati Sofia luluh, ia segera berlari ke luar rumah, mengejar langkah sang mamah yang mungkin belum jauh. Dengan penuh harap Sofia terus mengejar mamah meski kakinya terluka karena memang ia tak memakai alas kaki terlebih dahulu. Ia juga berharap mamah mau memberinya maaf serta berkesempatan untuk merekatkan kembali kepingan cinta sang mamah yang ia hancurkan beberapa waktu yang lalu.

kursor